Langsung ke konten utama

STMIK PRINGSEWU Raih Sinta Awards 2018

STMIK PRINGSEWU berhasil meraih Science and Technology Index (Sinta) Awards Tahun 2018 sebagai institusi dengan produktivitas publikasi dari Kementerian, Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti).
Penghargaan diterima oleh Ketua LLPM STMIK Pringsewu M. Muslihudin, M.T.I di Auditorium Gedung D Kemenristek Dikti RI, Jakarta, Rabu (4/7).
“Sinta Awards 2018 ini dipersembahkan untuk segenap sivitas akademika STMIK Pringsewu yang sangat gigih meningkatkan publikasi ilmiah hasil penelitian dan pengadian masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, Sinta Awards sebagai ajang yang positif untuk motivasi peningkatan publikasi ilmiah dan merupakan prestasi gemilang sivitas akademisi STMIK Pringsewu dalam produktivitas publikasi ilmiah.
STMIK Pringsewu memiliki Produktifitas Publikasi yang membanggakan yaitu berdasarkan penilaian dalam jangka waktu 3 Tahun terahir 2016-2018 STMIK Pringsewu Masuk 100 Top Affilation yaitu dengan Peringkat 77 dan dengan Score Nilai 92. “Kami bersyukur keeja keras lembaga dapat apresiaai dari pemerintah, semoga kedepannya bisa lebih baik”, ungkapnya. (*na)
Filed in: BEMInfo KampusInfo PentingResourcesTeknologiUmum

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SEMINAR PENGOLAHAN DATA STATISTIK MENGGUNAKAN PROGRAM SPSS

Pringsewu, Senin (19/3).- STMIK Pringsewu kembali mengadakan seminar, kali ini bertajuk “Pengolahan Data Statistik Menggunakan Program SPSS”. Seminar ini merupakan yang terakhir dari rangkaian seminar dalam rangka peringatan HUT Kabupaten Pringsewu yang kesembilan. Seminar ini menghadirkan narasumber dosen STMIK Pringsewu, Budi Usmanto, S.Si., M.TI. dan Bernadhita Herindri Samodera Utami, S.Si., M.Sc. Seminar dimulai pada pukul 09.00 WIB yang dibuka secara resmi oleh Nur Aminudin, M.T.I selaku Wakil Ketua III STMIK Pringsewu mewakili Ketua STMIK Pringsewu Hj. Rita Irviani, M.M. Dalam sambutannya, Nur demikian disapa menyampaikan bahwa statistika dibutuhkan dalam pengambilan kebijakan bagi pihak-pihak berkepentingan. “Dengan demikian statistika sebagai ilmu penting untuk dipelajari dan diharapkan seminar ini menambah pengetahuan bagi mahasiswa-mahasiswi STMIK Pringsewu”,  Seminar yang diikuti oleh 160 mahasiswa STMIK Pringsewu mendapat antusiasme dari peserta. Materi terbagi me...

Macam-macam hacker

A. Grey Hat Hacker Jenis hacker ini merupakan jenis hacker yang sifatnya berada di antara white hat hacker dan black hat hacker. Hacker yang satu ini tidak memiliki ketetapan dalam memegang prinsipnya. Oleh sebab itu, jenis hacker yang satu ini biasanya memegang standar etika yang sifatnya ganda pada setiap kegiatan hacking-nya. Jadi, bisa dalam beberapa saat hacker ini memegang teguh prinsip hacker namun pada keadaan yang lain hacker yang satu ini dapat melanggar batas-batas hukum yang telah ditetapkan. B. Script Kiddie Hacker Hacker ini merupakan jenis hacker yang tidak begitu menguasai mengenai sistem komputer. Namun bukan berarti hacker ini tidak dapat menembus suatu sistem komputer, hacker jenis ini masih dapat menembus sistem komputer dengan cara memanfaat software buatan orang lain. C. Hacktivist Hacker Kemampuan jenis hacker ini digunaka untuk menebar pesan-pesan yang sifatnya bersinggungan dengan politik, ideology beserta agama. Biasanya jenis hacker ini melak...

STMIK PRINGSEWU SELENGGARAKAN LOMBA DA’I

STMIK PRINGSEWU  – Badan Eksekutif Mahasiswa Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Pringsewu, Ahad (22/4) mengelar lomba dai cilik dan remaja yang dilaksanakan di halaman kampus setempat. Lomba tersebut dibuka Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan Nur Aminudin. Dalam sambutannya Nur mengatakan, sangat mengapresiasi kegiatan tersebut, bahwa lomba dai ini untuk meningkatkan peran dai cilik dan remaja dalam siar Agama Islam, meningkatkan ilmu pengetahuan dai cilik dan remaja tentang dakwah, nilai-nilai agama kepada anak-anak dan remaja sejak dini serta memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk mengeluarkan ide-ide dan ekspresi mereka. Nur Aminudin menambahkan, dari lomba dai cilik dan remaja ini tentu saja akan melahirkan regenerasi sehingga bisa menggantikan dai-dai yang sudah sepuh, ucapnya. Sementara Presiden Mahasiswa STMIK Pringsewu Prianti mengatakan, lomba dai cilik dan remaja ini diikuti sebanyak 35 peserta, dari 35 peserta akan menampilkan ...