Langsung ke konten utama

STMIK PRINGSEWU SELENGGARAKAN LOMBA DA’I


STMIK PRINGSEWU – Badan Eksekutif Mahasiswa Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Pringsewu, Ahad (22/4) mengelar lomba dai cilik dan remaja yang dilaksanakan di halaman kampus setempat. Lomba tersebut dibuka Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan Nur Aminudin.

Dalam sambutannya Nur mengatakan, sangat mengapresiasi kegiatan tersebut, bahwa lomba dai ini untuk meningkatkan peran dai cilik dan remaja dalam siar Agama Islam, meningkatkan ilmu pengetahuan dai cilik dan remaja tentang dakwah, nilai-nilai agama kepada anak-anak dan remaja sejak dini serta memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk mengeluarkan ide-ide dan ekspresi mereka.
Nur Aminudin menambahkan, dari lomba dai cilik dan remaja ini tentu saja akan melahirkan regenerasi sehingga bisa menggantikan dai-dai yang sudah sepuh, ucapnya.
Sementara Presiden Mahasiswa STMIK Pringsewu Prianti mengatakan, lomba dai cilik dan remaja ini diikuti sebanyak 35 peserta, dari 35 peserta akan menampilkan beragam tema : Toleransi antar umat beragama, berbakti kepada orangtua, perkembangan hijab masa kini, pentingnya menuntut ilmu.
Prianti menambahkan, bahwa lomba dai STMIK Pringsewu ada 3 juri, yaitu Moh. Masrur, Salamun, dan Nurhadi. Pengumuman pemenang dan pembagian hadiah akan dilaksanakan pada hari ini juga beserta dengan pemenang lomba masak nasi goreng sabtu kemarin. Dan nanti malam ba’da magrib akan dilaksanakan pengajian Isra’ Mi’raj 1439 H, ucapnya.
Gelaran lomba dai cilik dan remaja Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Pringsewu ditutup oleh Dedi Irawan, M.E.Sy kepala SDM STMIK Pringsewu sekaligus pembagian hadiah kepada para juara lomba.(*na)
Filed in: BEM, Info Kampus, Umum

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SEMINAR PENERAPAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI DALAM BIDANG PENDIDIKAN DAN PENELITIAN

STMIK PRINGSEWU  – Rabu (14/3), Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Pringsewu menyelenggarakan SEMINAR “Seminar Penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dalam Bidang Pendidikan dan Penelitian” yang dihadiri bapak/ibu dosen STMIK Pringsewu dan mahasiswa/i STMIK Pringsewu. Sebagai narasumber STMIK Pringsewu mendatangkan  Dr. Ribhan, S.E., M.Si.  Seminar tersebut merupakan rangkaian kegiatan yang diselenggarakan STMIK Pringsewu dalam rangka HUT Kabupaten Pringsewu ke-9. Seminar Penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dalam Bidang Pendidikan dan Penelitian tersebut dibuka oleh Elisabet Yunaeti A, M.T.I Wakil Ketua I mewakili Ketua STMIK Pringsewu Hj. Rita Irviani, M.M didampingi Bapak/Ibu Dosen dan jajaran Badan Eksekutif Mahasiswa STMIK Pringsewu. Elisabet Yunaeti A, M.T.I Wakil Ketua I mewakili Ketua STMIK Pringsewu Hj. Rita Irviani, M.M dalam pembukaan seminar tersebut mengatakan, seminar ini dimaksudkan untuk berbagi hasil serta berdisku...

MAHASISWA STMIK PRINGSEWU GELAR BAZAR

STMIK PRINGSEWU  – Sabtu (31/3), Mahasiswa Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Pringsewu menggelar bazar kewirausahaan di Pendopo Pringsewu yang beralamat di Jalan Jenderal Sudirman, Pringsewu Barat, Pringsewu, Kabupaten Pringsewu. Bazar kewirausahaan tersebut dibuka Dedi Irawan selaku dosen pengampu mata kuliah Kewirausahaan, beliau mengatakan, kami selaku dosen sangat mengapresiasi kegiatan positif ini. Bazar ini tujuannya adalah untuk membina silahturahmi dalam suasana yang berbeda dan menumbuhkan semangat kewirausahaan. Konsep kewirausahaan juga merupakan program Pemerintah yang sedang dilaksanakan saat ini. Bagaimana menumbuhkan kewirausahaan itu disemua lini termasuk mahasiswa. Karena mahasiswa nanti orientasinya setelah lulus tidak hanya mencari pekerjaan tapi mereka bisa menciptakan lapangan pekerjaan sendiri, selain itu kegiatan tersebut merupakan rangkain kegiatan yang dilakukan dalam rangka HUT Kabupaten Pringsewu ke-9, ucapnya. Sementa...

Izin Frekuensi 4G Bolt Terancam Dicabut, Ini Alasannya

JAKARTA, KOMPAS.com - Kondisi operator penyedia layanan internet berbasis 4G LTE, Bolt, tengah berada di ujung tanduk. Izin penggunaan frekuensi di spektrum 2,3 GHz yang digunakan Bolt untuk menggelar 4G LTE besutannya terancam dicabut oleh pemerintah. Hal ini dikemukakan secara langsung oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Rudiantara. Menurut Rudiantara, Kominfo telah melakukan evaluasi terkait kinerja dan kewajiban operator broadband di Indonesia secara berkala. Dari hasil evaluasi inilah pemerintah menyatakan akan bertindak tegas pada PT First Media Tbk. dan PT Internux selaku penyelenggara layanan internet Broadband Wireless Access (BWA) bermerek Bolt. Apa alasannya? Dari evaluasi tersebut diketahui kedua pihak memiliki utang Biaya Hak Penggunaan (BHP) frekuensi pada pemerintah yang harus segera dilunasi sebelum tenggal tanggal 17 November 2018. Baca juga: Menkominfo Tegaskan Bakal Cabut Izin Bolt dan Firstmedia 17 November Tunggakan tersebut mencapai angka keseluru...